Sabtu, 21 Juli 2012

wenger Berusaha Keras Pertahankan Van Persi

LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, akan berusaha keras mempertahankan penyerang andalannya, Robin van Persie. "The Gunners" baru saja menolak tawaran yang diajukan Manchester City, Manchester United, dan Juventus terhadap Van Persie. Arsenal disebut mematok harga 30 juta poundsterling atau sekitar Rp 443 miliar untuk Van Persie. Klub-klub raksasa tersebut sangat menginginkan Van Persie setelah bomber asal Belanda tersebut tak ingin menandatangani kontrak baru. "Bagi saya, Van Persie adalah satu penyerang terbaik dunia. Keinginan saya mempertahankan dia di klub," tegas Wenger kepada Arsenal Player. "Robin adalah pemimpian luar biasa musim lalu. Namun, kami tahu bagaimana kami berjuang untuk berada di peringkat ketiga. Setelah tujuh pertandingan, kami menelan empat kekalahan musim lalu. Kami belajar bahwa yang terpenting fokus dalam persiapan awal musim, bukan memikirkan transfer," lanjutnya. Van Persie sendiri tak termasuk dalam skuad Arsenal untuk tur pramusim di Asia. Rencananya, raksasa London Utara akan berangkat pada Sabtu (21/7/2012) dan akan melakoni tiga laga uji tanding.

Mata Tetap Emas Di olimpiade

LONDON, KOMPAS.com - Gelandang Spanyol, Juan Mata, berjanji akan berusaha keras membawa timnya meraih medali emas di Olimpiade 2012 London. Medali emas akan semakin mengokohkan "La Furia Roja" sebagai tim terbaik dunia. "Kami tidak mencari momen ajaib. Kami ingin memenangkan medali emas. Spanyol merupakan tim terbaik dunia," jelas Mata. "Kami bisa mengatasi tekanan sebagai sebuah tim favorit. Setiap orang berbicara tentang Spanyol melawan Brasil di final. Namun, aku tidak mementingkan siapa lawan kami. Kami hanya ingin meraih kemenangan dalam setiap pertandingan," lanjut gelandang Chelsea tersebut. Spanyol baru saja menjuarai Piala Eropa 2012. Itu merupakan gelar ketiga dalam tiga tahun berturut setelah Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010. Selain itu, mereka juga baru menjuarai Piala Eropa U-19. Pada Olimpiade nanti, "Tim Matador" tergabung di Grup D bersama Jepang, Honduras, dan Maroko. Spanyol akan memulai petualanganya dengan melawan Jepang pada 26 Juli. Jika berhasil meraih medali emas, maka Spanyol akan mengikuti jejak Uruguay, Italia, dan Jerman Barat yang berhasil mengawinkan Piala Dunia dan Olimpiade. (SCN)

Fergie: Bebe Bisa Banyak Tampil Musim Depan

CAPE TOWN, KOMPAS.com - Pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, berjanji akan memberi kesempatan bermain lebih banyak kepada Bebe pada musim depan. Bebe memang kesulitan menembus skuad inti sejak dibeli dari Vitoria de Guimaraes pada 2010. Bahkan, "Setan Merah" memilih meminjamkan Bebe ke Besiktas musim lalu. Namun, dalam laga uji coba melawan Ajax Cape Town, Bebe berhasil membuat Fergie terkesan. Penyerang asal Portugal tersebut mencetak satu gol sehingga MU memaksakan hasil imbang 1-1. "Kita lihat bagaimana kemajuan dia. Namun, penampilan dia membuat saya pusing kepala dalam menentukan penyerang. Itu bukan hal yang buruk," aku Fergie. "Dia dipinjamkan ke Besiktas dan kemudian mengalami cedera buruk sehingga membuat dia absen hampir sepanjang musim. Pertandingan ini mungkin laga pertama dalam delapan bulan. Jadi, dia pasti senang bisa bermain kembali dan mencetak gol," sambungnya.

Lusio, 2Pertandingan 2 Blunder

BARI, KOMPAS.com - Kepindahan Lucio ke Juventus belum juga memberi tuah. Bahkan, defender asal Brasil yang ditransfer dari Inter Milan itu malah membuat dua blunder dalam dua pertandingannya bersama "La Vecchia Signora". Bulder pertama ia lakukan pada pertandingan persahabatan latan tim amatir, Aygreville, Senin (17/7/2012). Dia salah melakukan kontrol bola, hingga bisa direbut lawan yang kemudian memanfaatkannya untuk membobol gawang Juventus. Beruntung, setelah tertinggal 0-1, Juve bangkit dan akhirnya menang 7-1. Pada pertandingan pertama Trofe TIM lawan Inter Milan di Stadion San Nicola, bari, Sabtu atau Minggu (22/7/2012) dini hari WIB, dia kembali membuat blunder. Dan, blunder itu mengakibatkan Juventus kalah 0-1. Saat itu, Lucio berusaha menanduk bola. Namun, dia salah antisipasi, sehingga gagal mengenai bola. Sementara di belakangnya sudah ada Coutinho. Pemain asal Brasil itu pun memanfaatkan bola dan membobol gawang Juventus, sekaligus membawa Inter Menang 1-0.

Aksi "Gila" PSG Bagus Untuk Ligue 1

LILLE, KOMPAS.com - Berkumpulnya beberapa pemain kelas dunia di Paris Saint-Germain (PSG), ternyata tak membuat gentar para pesaing. Bek Lille, Franck Beria, justru menyambut gembira "kegilaan" PSG di bursa transfer. Dalam dua pekan terakhir, PSG sukses membawa tiga pemain dari kompetisi Italia, Thiago Silva, Zlatan Ibrahimovic, dan Marco Verratti. Ketiganya menyusul Ezequiel Lavezzi yang menjadi rekrutan pertama PSG. Beberapa pemain di Ligue 1 merasa apa yang dilakukan PSG bakal membuat kompetisi Ligue 1 menjadi membosankan. Akan tetapi, Beria melihat hal sebaliknya. "Aku merasa PSG telah melakukan hebat. Sungguh bagus untuk kompetisi Ligue 1. Sangat kontradiktif dengan orang-orang yang menganggap Ligue 1 akan membosankan," ucap Beria. "Ligue 1 akan menjadi lebih aktraktif. Disamping soal faktor uang, aku tak berpikir para pemain tersebut telah melakukan hal yang salah. Mereka tak akan mau datang ke kompetisi yang membosankan. Mereka tentu ingin melakukan sesuatu di sini," pungkas pemain berusia 29 tahun itu. (GL)(kompas.com)

Caceras Trekapar, Conte salahkan Rumput


BARI, KOMPAS.com - Juventus menerima "pil pahit" saat berlaga di ajang Trofeo TIM 2012. Selain hanya menjadi runner-up, di bawah Inter Milan, tiga pemain Juventus juga cedera pada turnamen itu. Pelatih Juve, Antonio Conte, menyebut kondisi lapangan sebagai biang keladinya.

Mirko Vucinic, Simone Pepe, dan Martin Caceres dikonfirmasi mengalami cedera. Dibanding Vucinic dan Pepe, cedera yang dialami Caceres kemungkinan besar sangat serius. Caceres terlihat mengerang kesakitan saat bertanding melawan AC Milan.

Pelatih Antonio Conte cukup geram situasi yang dialami timnya. Ketimbang mengomentari minimnya persiapan yang dilakukan "La Vecchia Signora", Conte justru mengecap kualitas rumput Stadion San Nicola, markas Bari, sangat buruk.

"Mirko hanya keram. Simone juga mengalami cedera paha. Namun, kami belum tahu apa yang dialami Martin. Sangat memalukan, kejuaraan hebat yang disaksikan banyak orang harus dimainkan di lapangan yang tak membantu sepak bola. Lapangan itu justru membuat pemain cedera," tegas Conte seperti dilansir Football Italia.

Tak mau mengungkit soal kondisi lapangan yang menyebabkan tiga pemainnya cedera, Conte cukup senang dengan perkembangan yang dialami anak asuhnya.

"Kami menghadapi lawan-lawan kuat. Kendati banyak muka baru dan pemain yang absen, kami terus bekerja keras. Jadi, semua orang tahu konsep sepak bola yang kami mainkan. Saya melihat sisi positif. Pertahanan kami bermain baik. Soal Lucio, dia masih harus mempelajari beberapa cara bermain kami. Tetapi, dia sekarang milik kami dan akan menjadi titik kekuatan tim," pungkas Conte. (FI)

sember: kompas.com